#

Selasa, 27 Oktober 2015

2 Cara Mengolah Sampah Plastik

Ekspedisiilmu.web.id - Setidaknya ada 2 cara yang kali ini akan saya bagikan mengenai mengolah sampah plastik. Tahukan anda ? Berdasarkan riset tiap tahun ada 8  juta ton sampah plastik mengalir ke laut, seperti dikutip dari bbc.com. Riset tersebut dikemukakan pada pertemuan tahunan AAAS atau American Association for the Advancement of Science.

Peserta studi Kara Lavender Law pun berkomentar, "Kita sumpama mengambil ikan tuna dan menggantikannya dengan sampah plastik". Jumlah sampah pada tahun 2010 saja diperkirakan mencapai 4,8 sampai 12,7 juta ton. Para ilmuwan menetapkan jumlah rata-ratanya sebesar 8 juta ton.

Indonesia sendiri telah memproduksi 5,4 juta ton sampah plastik per tahun. Seperti dikutip dari Ketua Umum "Indonesia Solid Waste Association melalui antaranews.com,  14 persen dari total produksi sampah di Indonesia adalah sampah plastik.

Namun China sebagai negara dengan penduduk terbesar di dunia menempati urutan pertama penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. 

Berdasarkan hasil studi seperti dikutip dari situs resmi pemerintah (menlh.go.id), pola pengelolaan sampah di Indonesia pada tahun 2012 di beberapa kota dengan cara :
1. Pengangkutan dan penimbunan di TPA sebesar 69%
2. Dikubur 10%
3. Didaur ulang dan dikompos 7%, 
4. Dibakar 5 %
5. Sisanya tidak terkelola sebesar 7%
  
Apalagi seperti kita ketahui, sampah plastik merupakan sampah yang paling sulit diuraikan oleh tanah. Selain itu, membakar sampah plastik merupakan metode yang salah karena menimbulkan asap putih yang dapat merusak kesehatan bila terhirup.

Oleh karena itu, sebagai salah satu upaya mengurangi dampak jumlah sampah plastik tersebut, diperlukan cara mengolah sampah plastik. Pengolahan sampah plastik bisa menjadi prospek bisnis ke depan. Mengapa ? Sampah akan selalu ada dan jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun seiring meningkatnya jumlah penduduk. Ini tentu menjadi peluang bagi pelaku bisnis karena bahan baku sampah plastik yang melimpah. Sebut saja Mohammad Baedowy yang sukses di "Bisnis Daur Ulang Sampah Plastik"

Pengertian Plastik

Plastik merupakan senyawa polimer yang terbentuk dari polimerisasi molekul-molekul kecil hidrokarbon yang kemudian membentuk rantai panjang dengan struktur kaku.

Jenis-Jenis Plastik

1. PETE/PET

jenis plastik PETEIni merupakan tanda yang sering ada pada produk berbahan plastik seperti botol air mineral, botol jus dan hampir semua botol minuman lainnya. PET singkatan dari Polyethylene Terephthalate. Tanda ini umumnya berbentuk segitiga dengan angka 1 ditengahnya. Disarankan untuk tidak menggunakan botol jenis PETE secara berulang alias hanya untuk sekali pakai.
Sangat tidak disarankan juga menggunakan botol jenis ini untuk menyimpan air hangat apalagi panas, karena mengakibatkan lapisan polimer botol meleleh dan alhasil mengeluarkan zat karsinogenetik yang bisa berdampak pada penyakit kanker jangka panjang.

jenis plastik HDPE2.  HDPE

Tanda HDPE juga sering ada pada barang berbahan plastik seperti botol susu, tupperware, galon air minum dll. HDPE singkatan dari High Density Polyethylene. Biasanya tanda HDPE diberi angka 2
ditengahnya, berbeda dengan PETE yang diberi angka 1. Jenis botol ini lebih kuat, keras dan lebih tahan terhadap suhu tinggi dibanding jenis PET.

3. V/PVC

Jenis plastik ini paling sulit di daur ulang. Biasa ditemukan pada plastik pembungkus dan botol. Tanda ini diberikan angka 3 ditengahnya. Hati-hati, reaksi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik cukup berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

4. LDPE

Low Density Polyethylene diberi angka 4 pada simbol. Contoh yang menggunakan bahan ini plastik tipe cokelat yang biasa dipakai tempat makanan, plastik kemasan dan botol yang lembek.

5. PP 

Jenis ini biasa digunakan pada botol tranpsparan yang tidak jernih. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya penembusan uap rendah, stabil terhadap suhu tingga dan ketahanan terhadap lemak. Logo PP diberi angka 5 ditengahnya. Disarankan carilah jenis barang berbahan ini (kode 5) untuk menyimpan kemasan makanan dan minuman.

6. PS

PS ini disimboli dengan angka 6. Umum digunakan sebagai tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai dsb. Disaranakn untuk menghindari bahan jenis ini karena berbahayabagi kesehatan otak dan mengganggu hormon estrogen pada wanita (bermasalah reproduksi) serta sistem syaraf. Ini disebabkan sulit didaur ulang.

7. OTHER

jenis plastik OTHERIni tertera logo bertuliskan OTHER berangka 7 ditengahnya. Biasa ditemukan pada tempat makanan dan minuman contoh botol minum yang suka dibawa ketika olahraga, suku cadang mobil, komputer, alat elektronik dsb.

Umumnya proses penghancuran sampah memiliki lama waktu yang berbeda :
1. Styrofoam butuh 5 bulan
2. Plastik kemasan 50-80 tahun
3. Kantong plastik 10-12 tahun
4. Botol plastik tidak dapat diperhitungkan

Cara Pengolahan Limbah Plastik

Setidaknya ada 2 cara pemanfaatan limbah plastik yaitu reuse (pemakaian kembali) atau recycle (daur ulang).

1. Reuse

Umumnya rumah tangga di Indonesia sering memanfaatkan limbah plastik untuk pemakaian kembali.
Seperti wadah cat untuk pot bunga.

2. Recycle

Limbah plastik juga bisa dimanfaatkan untuk membuat produk kerajinan seperti tas. Pemanfaatan limbah plastik daur ulang umumnya dilakukan oleh industri. Proses daur ulang plastik di Industri umumnya meilputi langkah-langkah berikut :
  • Sortir (pemilahan sampah)
  • Pemotongan (memperkecil ukuran)
  • Pencucian 
  • Pengeringan (menguapkan air pada suhu tertentu)
  • Pemanasan (material dilelehkan pada suhu 200 derajat celcius)
  • Penyaringan (Lelehan plastik akan berbentuk silinder panjang kemudian dipotong-otong)
  • Pendinginan (material dilewatkan pada air dingin)
  • Pencetakan/penggilingan (pencetakan bijih plastik menjadi  lelehan kemudian dibentuk seperti mie berdiameter 4 mm)
  • Pembungkusan & pemeriksaan (pembungkusan material kering dalam karung plastik dan diperiksa)
  • Produk plastik
Limbah plastik pun ternyata bisa dijadikan BBM seperti yang dilakukan siswa-siswi SMK Negeri 3 Kota Madiun, Jatim. Satu kg limbah plastik bisa jadi 1 liter BBM dan caranya cukup sederhana. Berikut caranya :
  1. Pertama, kumpulkan limbah plastik kemudian dicacah. Bisa berupa limbah botol bekas air minum atau botol sampo (plastik).
  2. Hasil cacahan plastik kemudian dimasukkan ke dalam tabung penyulingan. Tabung tersebut dipanaskan pada suhu 250 - 400 derajat Celcius.
  3. Alat pembakaran bisa dibuat dari bekas tabung gas elpiji. Fungsinya sebagai tabung pembakar (pemanas).
  4. Tabung pemanas dihubungkan ke pipa penyulingan yang terhubung dengan tabung penadah uap atau hidrokarbon.
  5. Uap yang dihasilkan dari pembakaran didinginkan sampai cari dan mejadi minyak.
  6. Setelah itu, jernihkan untuk membedakan mana yang menyerupai bensin dan minyak tanah.

Nilai oktan BBM dari limbah plastik ciptaan SMK tersebut telah mencapai  84-85 %. Hanya saja nilai oktan Premium itu mencapai 87-88% dan Pertamax 92-92%. Sedikit lagi menyamai premium. Hasil BBM dari limbah plastik ini sudah pernah dicoba untuk bahan bakar menjalankan motor dan mobil dan hasilnya "work", kendaraan bisa jalan. Hanya saja RPM mesin masih naik turun. Oleh karena itu, BBM ini perlu disuling kembali guna mengurangi kadar air, hingga kualitasnnya  semakin baik.

Nah, itulah 2 cara mengola limbah plastik yang perlu anda ketahui. Saya kira sampah plastik ke depan menjadi peluang usaha potensial. Selain, melimpah caranya pun dapat kita pelajari. Sudah saatnya, kita kembangkan bisnis berorientasi lingkungan yang bermanfaat bagi bumi dan masa depan alam.

Penulis Fajar M
(Mohon cantumkan link sumber bila ingin mengkopi paste)
|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

6 comments

30 Oktober 2015 10.44 Delete comments

itu wajib di terapin nih di tempat yang banyak sampahnya,. supaya bisa mengurangi sampah dunia

Reply
avatar
2 Juli 2016 06.20 Delete comments

kalau sampah plastik dikubur apakah tidak mempengaruhi tanah?

Reply
avatar
4 Juli 2016 15.43 Delete comments

berdasarkan sumber yang saya baca, sampah plastik yang dikubur sebenarnya bukan langkah yang tepat karena butuh waktu yang lama berpuluh tahun untuk bisa diuraikan gan. selain itu juga kandungan kimia plastik bisa berdampak pada kesuburan tanah...jadi lebih baik sih didaur ulang atau dibuang ke TPA saja agar tepat pengelolaannya...

Reply
avatar
10 Agustus 2016 14.37 Delete comments

sampah yg ada diolah aja, bro. jangan dikubur atau dibakar. ngeri ga terurai dan malah bikin polusi. lumayan kan, ngolah sampah ada hasilnya. coba olah sampah kecil yg ga seberapa menjijikkan seperti di car free day, yg sebenarnya sebuah ajang mencari kesehatan untuk warga perkotaan

Reply
avatar
4 Oktober 2016 08.54 Delete comments

Wahh artikelnya bagus dan bermanfaat banget nih
Kunjungi juga www.smartkiosku.com atau www.serbamultimedia.com

Reply
avatar

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon