#

Rabu, 14 Oktober 2015

Langkah Memulai Bisnis Kuliner Untuk Pemula

Banyak yang kesulitan menentukan langkah memulai bisnis kuliner untuk pemula. Terkadang, karena tergiur dengan mereka yang sukses di bisnis kuliner membuat anda terlalu terobsesi, langsung membuka usaha tanpa persiapan yan matang. Memang, action itu penting dan merupakan hal yang bagus jika anda berani langsung 'action' membuka usaha kuliner. Hanya saja, 'action' dalam bahasa orang sukses itu berbeda dengan bahasa pemula. Bila anda hendak memulai bisnis apapun itu khususnya kuliner, setidaknya perhatikan
lah aspek target market (target pasar). Minimal itu, dan langkah selanjutnya pasti akan mengikuti dan lebih mudah ketika memulai bisnis kuliner bagi pemula.

Saya tidak ingin bercerita panjang lebar, langsung saja saya beritahu langkah memulai bisnis kuliner untuk pemula menurut hemat pribadi :

1. Minat dan Peluang Pasar

Pertama, gabungkan antara minat anda mau bisnis kuliner apa ? dengan peluang pasar dari bisnis kuliner pilihan anda tersebut. Ini penting, sebab ini merupakan kemampuan menggabungkan antara passion dan potensi penghasilan. Anda juga bisa melihat peluang pasar dulu, baru bangun minat anda sesuai dengan peluang pasar yang ada. Misal, bisnis nugget sayur sedang naik daun, bila passion anda ada di bisnis kuliner ini tentu menjadi peluang untuk dijalankan. Temukan dan carilah trend makanan (kuliner) yang diminati, mulai diminati dan diprediksi akan diminati (alasan kuat dan berdasar).

2. Cari partner

Bisnis kuliner untuk pemula seperti baksoAchmad Zaky yang merupakan founder bukalapak.com pernah menyampaikan hasil survei yang menyebutkan bahwa bisnis yang dijalankan oleh beberapa orang khususnya sekitar 2-3 orang lebih sukses dibanding bisnis yang dijalankan seorang diri (meskipun ada pegawai). Bedakanlah antara partner dan pegawai. Saya rasa ini merupakan hal yang wajar dan logis mengapa anda lebih baik berpartner untuk berbisnis. Pekerjaan  anda dijamin akan lebih mudah karena tugas akan dibagi-bagi. Meskipun, kelemahan berpartner selalu ada di pengambilan keputusan, namun itu tidak jadi masalah jika anda benar-benar berpartner dengan orang yang tepat. Ciri-ciri partner yang tepat dan harus anda temukan :
  1. Tidak egois, biasanya lebih berjiwa sosial, lebih mementingakn kepentingan bersama
  2.  Punya komitmen, biasanya dia orang yang dewasa, cari yang punya minat sama dengan anda yaitu bisnis kuliner
  3. Saling mengisi, anda harus mencari partner yang bisa mengisi kekurangan anda bukan memiliki kelebihan yang sama. misal anda tahu banyak tentang pasar tapi lemah di teknis produksi, maka cari partner yang tahu banyak tentang produksi (memasak, mengolah, mengemas produk dll).
  4. Punya mimpi yang serupa, carilah partner yang memiliki cita-cita serupa dengan anda. Misal ingin menjadi pengusaha sukses, punya perusahaan besar, punya restoran mewah, punya cafe islami dll.

3. Action

bisnis kuliner untuk pemula mulai dari usaha kecilSetelah dua hal di atas, anda tinggal memulai bisnis. Mulai dari mana ya ? Hanya andalah yang tahu harus memulainya dari mana. Kenapa ? karena saya tidak tahu kekurangan anda dimana. Misal, modal nya gak ada ? Maka cari modal dahulu. Tapi modal bukan segalanya, bisa disiasati dengan mencari investor (pacar atau teman yang kaya biasanya atau bahkan keluarga), pinjam ke bank. Jika masih juga sulit, mulai dari usaha kecil-kecilan sesuai dengan modal yang anda punya. Jangan gengsi, malah jika anda memulainya dari usaha kecil-kecilan anda nanti akan terbiasa ketika memperoleh peluang usaha yang besar (misal dapat dana dari pacar). Dengan kata lain, jatah trial & error lebih baik dihabiskan ketika usaha masih kecil agar tidak besar kerugiannya jika terjadi saat usaha sudah besar. Adapun, persiapan pertama yang harus anda tanyakan
pada anda dan partner anda adalah :
  • Cara memperoleh modal usaha (jangan ngarep yang gede-gede, mulai dari yang kecil-kecilan juga bisa)
  • Tentukan skala usaha (sesuai modal yang dimiliki), misal sewa tenda atau sewa ruko
  • Tentukan cara memperoleh bahan baku dan ketersediaannya. Ini penting karena bisnis kuliner adalah bisnis yang tidak jauh dari makanan. Karakteristik makanan adalah cepat busuk, harus pandai memprediksi ramalan penjualan dan manajemen stok belanja bahan.
  • Pahami teknis produksi, misal bakso. Anda harus tahu, resep bakso yang enak seperti apa. Sambil berjalan tidak apa-apa jika bakso anda belum sempurna enaknya. Habiskan jatah trial & error anda selagi bisnis masih kecil (tapi jangan sampai rugi, pelan-pelan).
  • Dalami strategi pemasaran. Setelah semuanya oke, mulai dari manajemen produksi dan distribusi bahan maka fokus di pemasaran. Pahami karakteristik target market. Misal bakso, semua orang suka bakso tetapi buatlah segmentasi dan target market. Misal, anda berjualan bakso di wilayah dekat kampus. Berarti target market anda adalah mahasiswa. Buatlah hidangan bakso yang menarik bagi mahasiswa, misal bakso pedas berlevel 5 (anda tambahkan saja rasa pedas sesuai level).
Saya kira itulah langkah memulai bisnis kuliner bagi pemula. Intinya jangan ngarep langsung bisnis berskala besar. Anda sebagai seorang pemula bisa memulainya dari usaha kecil, lama-kelamaan anda pasti menguasai teknis dan pasarnya sehingga akan mudah ketika nanti mengelola usaha yang besar. 

Penulis Fajar M
|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

2 comments

21 Oktober 2015 19.50 Delete comments

harus praktek gan hehe, kalau hanya teori ndak bakal jalan wkwkwk

Reply
avatar
22 Oktober 2015 21.08 Delete comments

saya udah action tapi sekarang2 lagi down lagi nih

Reply
avatar

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon