#

Senin, 23 November 2015

Cara Bisnis Laundry Rumahan yang Benar

Cara bisnis laundry rumahan yang benar harus anda ketahui agar usaha tumbuh dan berkembang. Usaha ini tidak sulit dan bahkan bisa dilakukan di rumah. Tuntutan pekerjaan membuat banyak orang target market usaha laundry diantaranya karyawan (yang belum menikah atau sudah menikah tapi bekerja semua) dan mahasiswa. Intinya setiap orang yang memiliki mobilitas tinggi bisa dijadikan target market usaha ini. 
tidak sempat mencuci pakaian. Beberapa

Biasanya usaha laundry ini banyak kita temukan di sekitar kampus karena disitu mahasiswa ngekos. Prospek usaha ini sangat cerah, mengapa ? Mobilitas masyarakat akan semakin meningkat seiring pertumbuhan ekonomi. Tentu negeri ini akan menjadi super sibuk seperti di negara-negara maju. Selain itu, potensi jumlah penduduk yang banyak dan didukung oleh pertumbuhan tingkat pendidikan. Sebenarnya pasar usaha laundry tidak pernah sepi bila dilakukan dengan cara yang tepat. 
Oleh karena itu, berikut ini cara bisnis laundry rumahan yang benar agar usaha sukses !

1. Antara Lokasi Usaha atau Pemasaran Laundry

Cara Bisnis Laundry RumahanIni hal paling vital. Anda harus memikirkan “bagaimana usaha anda bisa dikenal dan diakses dengan mudah oleh pelanggan ?”. Kadang modal minim dan lokasi yang tidak strategis menyulitkan. Pinggir jalan dan dekat dengan kampus atau lingkungan warga yang punya mobilitas tinggi adalah lokasi emas untuk bisnis laundry. Namun bila tidak, anda masih bisa menciptakan sebuah strategi. 

Bila rumah anda tidak berada di pinggir jalan, maka anda perlu menciptakan “akses pasar”. Caranya banyak mulai dari strategi ‘jemput bola’ alias menawarkan langsung sampai menyewa space atau spot di pinggir jalan (misal di lahan parkir Indomart). Bila jemput bola menyulitkan, cobalah sewa spot di lahan parkir Indomart sebagai ‘akses pasar’ agar orang tahu usaha laundry anda. Biaya ini lebih murah dibanding menyewa outlet atau rumah di pinggir jalan. Anda bisa memasang tenda yang unik dan jangan lupa bawa tempat menampung baju. Pelanggan bisa menitipkan bajunya disana, kemudian bisa anda bawa ke lokasi usaha dengan motor.

2. Peralatan dan Perlengkapan Usaha Laundry

Tidak perlu ribet, gunakan saja mesin cuci yang anda miliki. Peralatan dan perlengkapan laundry tidak jauh berbeda dengan yang dimiliki rumah tangga. Mulai dari mesin cuci, setrika listrik, penyemprot kispray, meja setrika (opsional, bisa dilantai pakai alas selimut), alat pengering (opsional) serta rak (opsional). 

Bagaimana bila tidak punya mesin cuci ? Beli saja dengan kredit bila tidak ada uang tunai. Sambil berjalan bisa sambil nyicil kredit. Perhatikan bahwa peralatan dan perlengkapan yang hendak dipakai setidaknya tidak merusak pakaian. Jangan memilih mesin cuci hanya karena murah, tapi lihat juga umur teknisnya apakah masih bisa digunakan dengan baik dan aman. 

Lebih baik lagi bila anda memilih mesin cuci yang bisa langsung kering tanpa harus dijemur. Contoh mesin cuci tersebut  Polytron PFL 7200 kapasitas 7,2 kg. Harganya lumayan Rp 4.850.000, baru dan sesuai kebutuhan serta termasuk salah satu mesin cuci langsung kering yang murah. 

3.  Bahan Baku

Deterjen, pewangi pakaian, pelembut pakaian dan pelicin pakaian  merupakan bahan baku yang perlu disediakan. Gunakanlah bahan baku yang memang sudah terbukti baik bagi pakaian. Jangan lupa untuk menghitung dan mencatat setiap pembelian bahan-bahan ini. Ini penting untuk dilakukan agar anda bisa mengontrol keuntungan yang diperoleh nanti.

4. Merekrut Karyawan

Kadang anda tidak bisa melakukan semuanya dengan sendiri. Setidaknya dibutuhkan 1 karyawan di lokasi usaha laundry. Bila orderan menumpuk dan sulit tertangani baru rekrut lagi karyawan. Pilih karyawan wanita khususnya yang sudah berpengalaman mengurus rumah tangga. Selain terbiasa, mereka juga menjiwai pekerjaan ini. Pastikan bahwa ia tahu bagaimana harus memperlakukan pakaian yang akan dicuci, seperti memisahkan pakaian berwarna dan yang putih. Karyawan pria juga bukan berarti tidak dibutuhkan, ada kalanya anda harus merekrut karyawan pria untuk pekerjaan tertentu seperti mengantar atau mengangkut pakaian dan lainnya. 

5. Penetapan harga

Bila anda sulit menghitung biaya listrik dan air maka tidak usah khawatir. Jalan pintasnya adalah tinggal lihat saja harga laundry pesaing yang memiliki skala usaha tidak jauh berbeda dengan anda. Seiring berjalannya waktu akan terlihat berapa keuntungan yang anda peroleh. Jangan takut memulai. 

Satu yang penting, prioritaskan hasil dan pelayanan. Laundry adalah usaha yang bergerak di bidang jasa.

Kebersihan, kerapihan dan kualitas pelayanan akan sangat menentukan keberhasilan usaha ini. 

Fajar M

|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

0 comments

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon