#

Rabu, 24 Februari 2016

Nostalgia Es Pisang Coklat, Bisnisnya Semanis Rasanya

Manis, gurih dan bikin kenyang. tiga kata tersebut sepertinya bisa mewakili olahan kuliner khas Indonesia yang satu ini. “Es Pisang Coklat”, jauh sebelum es krim pot, es krim goreng, atau pun es krim buatan walls dikenal oleh masyarakat, olahan kuliner berbahan baku pisang yang satu ini sudah populer dan dikenal sebagai salah satu jajanan paling favorit di kalangan anak – anak generasi tahun 90-an. Sayangnya, kehadiran berbagai macam produk cemilan baru di tahun 2000 an membuat es pisang coklat mulai ditinggalkan oleh anak – anak.

Setelah sekian lama tidak nampak batang hidungnya, belakangan ini, es pisang coklat mulai hadir
Yuk Bangkitkan kembali Bisnis Es Pisang Coklat
kembali di belantara industri kuliner Indonesia. Bahkan, menurut sumber yang kami baca, prospek bisnis kuliner cemilan yang satu ini telah mengungguli beberapa usaha kuliner lainnya.

Berdasarkan analisis usaha yang dilakukan oleh situs tokomesin.com, ringkasan perhitungan finansial usaha es pisang coklat yang mampu menjual 24 porsi es pisang coklat setiap harinya adalah sebagai berikut :
  • Total Biaya Investasi : Rp. 2.550.000
  • Total Biaya Tetap / bulan : Rp. 47.000
  • Total Biaya Variabel / bulan : Rp. 2.700.000
  • Total Pemasukan / bulan : Rp. 3.600.000
  • Total pendapatan : Rp. 853.000 / bulan, atau Rp. 10.236.000 / tahun
  • Balik Modal : Rp. 2.550.000 / Rp. 10.236.000 = 0,24 tahun = 3 bulan

Menurut analisis perhitungan bisnis yang dilakukan di situs tokomesin.com di atas, usaha es pisang coklat sudah bisa balik modal dalam jangka waktu 3 bulan operasional bisnis saja. Angka ini tentunya terbilang sangat cepat mengingat rata – rata waktu balik modal usaha kuliner lainnya biasanya cukup lama yaitu sekitar 6 bulanan (usaha kuliner kecil) dan di atas 1 tahunan (usaha kuliner besar seperti restaurant dan juga cafe).

Nah, bagi Anda yang ingin turut berperan di industri kuliner yang satu ini, berikut merupakan gambaran singkat mengenai teknis cara membuat es pisang coklat yang bisa Anda jadikan sebagai panduan:

Cara Membuat Es Pisang Coklat


Bahan Baku
  • 6 Buah Pisang Ambon / Pisang Mas (Opsional)
  • 50 gr Coklat Bubuk
  • 100 gr Gula Pasir
  • 50 gr Margarin / Minyak Goreng (Opsional)
  • Air
  • Stick Es Krim / Tusuk Sate (Opsional)
  • Seres / Kacang

Langkah Pembuatan
  • Campurkan gula pasir, coklat bubuk, dan air di satu wadah, lalu blender hingga halus dan tercampur dengan merata;
  • Potong buah pisang menjadi dua bagian yang sama, lalu tusuk potongan pisang dengan menggunakan stick es krim / tusuk sate yang telah disediakan sebelumnya;
  • Bekukan pisang di dalam lemari pendingin selama kurang lebih 1 jam;
  • Sembari menunggu pisan beku, tuang seres / kacang di atas wadah plastik yang datar;
  • Setelah pisang dirasa cukup beku, selanjutnya panaskan margarin / minyak goreng di atas wajan, lalu masukkan campuran gula pasir dan coklat bubuk yang telah diblender sebelumnya ke dalamnya, lalu aduk – aduk hingga adonan menjadi pulen dan legit;
  • Celupkan buah pisang yang telah ditusuk ke dalam adonan, lalu letakkan di atas plastik yang telah dibubuhi ceres / kacang sebelumnya;
  • Putar – putar buah pisang hingga semua bagian sisinya terlapisi dengan kacang / ceres;
  • Terakhir, bekukan kembali es pisang coklat di dalam lemari pendingin;
  • Es pisang coklat siap untuk dihidangkan.

Nah, bagaimana? Cukup mudah bukan? Perlu diketahui, meskipun mudah untuk dilakukan dan terbilang cukup potensial secara finansial, akan tetapi dalam proses pelaksanaannya, usaha es pisang coklat tentunya akan dirundung banyak kendala seperti permasalahan tempat, permasalahan cuaca, dan berbagai macam kendala lainnya. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menjalankan usaha ini, Anda sebaiknya memikirkan matang – matang teknis dan manajemen usahanya.

Pustaka :
  • http://www.tokomesin.com/peluang-usaha-es-pisang-coklat-dan-analisa-usahanya.html


|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

0 comments

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon