#

Senin, 07 Maret 2016

Menyentuh, Ia Dulu Menderita, Sekarang Jadi Juragan Barang Bekas

Barang bekas ternyata tidak selalu menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan. Jika dimanfaatkan dengan baik, barang bekas bisa dijadikan sebagai salah satu batu loncatan untuk mengapai kesuksesan. Ya, jika selama ini paradigma kita selalu mengait-ngaitkan barang bekas dengan hal – hal yang negatif, kini sudah saat ini kita mengubah paradigma salah tersebut.

Sampah Tidak Melulu Masalah!!

Sampah tidak melulu masalah. Seperti yang telah disebutkan di atas, jika dimanfaatkan dengan baik, sampah dan juga barang bekas ternyata bisa dimanfaatkan sebagai kendaraan untuk meraih keuntungan yang sangat menggiurkan. Hal ini telah dibuktikan oleh dua pelaku usaha pengepul barang bekas berikut ini:

John Peter

John Peter Pengusaha Barang Bekas SuksesJohn Peter merupakan salah satu dari sekian banyak contoh pengusaha barang bekas yang sukses. Berbekal segelontor kekuatan mental dan juga kepercayaan diri yang kuat, John Peter kini telah berhasil merasakan nikmatnya usaha barang bekas.

Dipungut oleh keluarga yang berasal dari keturunan Tionghoa membuat John Peter memiliki mental bisnis yang sangat kuat. Di masa SMA, meskipun seluruh kebutuhan sekolahnya telah dipenuhi oleh orang tua angkatnya, ia tidak serta – merta menjadi malas untuk berusaha mencari uang sendiri. Di usianya yang masih sangat belia, John Peter sudah berusaha mencari uang sendiri dengan jalan bekerja di tukang tambal ban. Meskipun bekerja serabutan, prestasi John di bidang akademik tetap bisa ia pertahankan. Hal ini terbukti dari keberhasilannya masuk ke departemen Teknik Kimia ITB.

Saat kuliah di ITB, John secara tidak sengaja mulai mengenal dunia usaha barang bekas. Kala itu, ia melihat jika penghasilan para pengumpul barang bekas ternyata jauh lebih tinggi dibandingkan dengan upah minimum regional yang ditetapkan oleh pemerintah Bandung pada waktu itu. 

Berbekal keinginan yang besar untuk bisa mendapatkan tambahan penghasilan, John pun memutuskan untuk mulai terjun ke bisnis pengolahan sampah. Di awal usahanya, John memanfaatkan modal pinjaman dari salah seorang temannya. Sejak saat itu, secara perlahan, usaha John terus mengalami peningkatan. Dan di Tahun 2013 yang lalu, omset usaha John telah mencapai angka 800 juta hingga 1 miliar rupiah per bulannya.

Sutrisno

Pengusaha barang bekas yang sukses yang kedua adalah Sutrisno. Sutrisno merupakan seorang pria kelahiran Ngawi yang kini telah sukses bermain di industri pengolahan sampah. Berbekal ketekunan dan juga semangat yang tidak mudah pudar, usaha pengolahan sampah yang didirikannya dari nol kini telah berhasil membuat dirinya kaya raya.

Usaha barang bekas bisa sukses juga
Usaha pengolahan sampah mulai dijalankan sutrisno pada tahun 2004. Menolak untuk diperkerjakan di PERHUTANI oleh orang tuanya, pria dua orang anak ini nekat merantau ke Jakarta. Kerasnya Jakarta membuat ia terpaksa harus menjalani kehidupan dengan pekerjaan utama sebagai pemungut sampah dan barang rongsokan menggunakan gerobak.

Hari berganti hari, upaya yang dilakukan oleh Sutrisno terus menghasilkan peningkatan. Dari yang semula hanya bermodalkan gerobak bekas, saat ini usahanya telah dijalankan dengan menggunakan 3 unit mobil bak yang dimilikinya sendiri. Konon, dari setiap unit mobil bak yang dimilikinya, Sutrisno mampu membukukan omset harian hingga mencapai 10 juta rupiah.

Itulah seikit inspirasi yang bisa kita ambil dari pengusaha barang bekas sukses yang dahulunya sempat menjalani kehidupan yang begitu keras. Semoga dengan membaca kisah sukses ini, kita dapat mengambil pelajaran bahwa setiap kesuksesan membutuhkan pengorbanan. Dan semakin besar pengorbanan yang kita berikan, maka semakin besar pula peluang dan kesempatan yang mungkin kita raih. Semoga bermanfaat ya!
Sumber :
  • http://www.jawaban.com/read/article/id/2013/09/05/82/130905164339/John-Peter,-Pengusaha-yang-Sukses-Dari-Jualan-Barang-Rongsokan
  • http://lama.beritatangsel.com/bisnis/read/putra_ngawi_yang_sukses_berbisnis_usaha_barang_bekas_di_tangsel/


|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

0 comments

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon