#

Jumat, 18 Maret 2016

Panduan Beternak Belut dalam Drum dengan 6 Langkah

Belut merupakan salah satu komoditi perikanan yang saat ini cukup banyak diminati oleh masyarakat. Ikan belut sangat kaya akan kandungan protein yang sangat baik untuk pertumbuhan otot dan otak manusia. Selain itu, ikan belut juga memiliki cita rasa yang sangat khas sehingga sangat dicintai oleh para pecinta olahan kuliner.

Tingginya minat masyarakat akan komoditi belut membuat usaha budidaya atau pun ternak belut terasa dialiri angin segar. Bagaimana tidak, saat ini harga dan jumlah permintaan belut benar – benar sangat tinggi.

Nah, bagi Anda yang ingin ikut merasakan angin segar di usaha budidaya ikan belut, berikut merupakan panduan beternak belut dalam drum yang bisa Anda jadikan sebagai bahan referensi:

Beternak Belut

Panduan Singkat Beternak Belut di Dalam Drum


Pemilihan Bibit

Agar aktivitas budidaya Belut bisa menghasilkan belut yang baik, Anda harus menggunakan bibit belut yang baik dan berkualitas. Bibit belut yang baik dan berkualitas sendiri memiliki ciri – ciri sebagai beirikut:
  • Ukuran bibit seragam
  • Bebas dari parasit atau pun penyakit
  • Memiliki bentuk fisik yang normal, tidak cacat, dan bebas dari luka
  • Aktif dan lincah


Persiapan Drum untuk Budidaya

Sebelum bibit belut bisa ditebar, Anda perlu mempersiapkan wadah budidaya terlebih dahulu. Dan kali ini, wadah yang harus disiapkan adalah wadah berupa drum.

drum untuk budidaya belut
Drum yang akan digunakan untuk aktivitas budidaya belut sebaiknya dipilih dari drum plastik. Hal ini dikarenakan, drum plastik memiliki tidak mudah terserang karat, sehingga tidak berbaya jika digunakan untuk memelihara ikan belut.

Langkah – langkah persiapan drum untuk budidaya belut sendiri, yaitu:
  • Pilih drum plastik yang masih layak pakai (pastikan drum tersebut tidak bocor atau rusak)
  • Lubangi bagian sisi samping drum dengan ukuran panjang sekitar 40 cm X 80 cm (bisa disesuaikan dengan ukuran drum)
  • Buat lubang atau pun salurah buang di bagian bawah drum (sesuaikan dengan lokasi pembuangan limbah)
  • Letakkan drum di tempat yang teduh (bila perlu diberi peneduh dari bahan jaring / net) dengan posisi mendatar dan lubang di sebelah atas
  • Drum siap untuk diisi media tumbuh belut


Persiapan Media Tumbuh/Hidup Belut

Seperti yang kita ketahui bersama, belut merupakan ikan yang hidup di wilayah lumpur. Oleh karena itu, agar proses tumbuh kembang belut bisa berjalan dengan cepat, Anda harus menyiapkan media tumbuh belut berupa lumpur yang benar – benar mirip dengan media tumbuh belut yang asli/natural.

Cara pembuatan media tumbuh belut yang standar sendiri yaitu:
  • Isi tanah ke dalam drum dengan ketinggian sekitar 30 cm
  • Basahi tanah dengan menggunakan air (pastikan air tidak menggenang)
  • Siramkan 4 botol EM4 ke dalam media tumbuh
  • Aduk – aduk media tumbuh hingga tanah terasa gembur dan juga lembut seperti lumpur.


Penebaran Bibit

Setelah media tumbuh dalam drum siap untuk digunakan, proses penebaran bibit bisa langsung ditebar di media tanam. Untuk satu drum setinggi 1,25 meter dan diameter 0,5 meter, jumlah bibit yang ditebar sebaiknya sekitar 2 kg dengan kisaran jumlah belut sekitar 100 ekor per kg-nya.

Pemeliharaan

Cacing tanah dan jangkrik pakan ternak untuk belut
Cacing Tanah dan Jangkrit sebagai Pakan
Beberapa aktivitas pemeliharaan yang dibutuhkan agar proses tumbuh kembang belut bisa berjalan dengan lebih baik yaitu:
  • Pemberian pakan setiap hari di sore/malam hari dengan jumlah pakan sekitar 5% dari bobot total benih yang ditebar
  • Penambahan dan juga pengurangan ikan berlebih yang ada di dalam drum
  • Pemberian EM4 tambahan sebanyak ½ sendok makan setiap 3 kali sehari
lihat juga : Budidaya Ikan Gurame

Pemanenan

Aktivitas pemanenan belut normalnya sudah bisa dilakukan setelah 3 bulan benih ditebar di wadah. Meskipun begitu, aktivitas pemanenan sejatinya sangat bergantung kepada target yang ditetapkan oleh petani belut. Jika petani belut ingin memanen belut berukuran besar, maka mau tidak mau aktivitas pemeliharaannya harus dilakukan sedikit agak lebih lama.

Nah, itulah sedikit panduan beternak belut dalam Drum yang bisa kami bagikan kepada Anda. Semoga bermanfaat ya!

baca juga : Macam-macam Produk Olahan dari Belut


Sumber :
  • http://www.alamikan.com/2014/05/cara-budidaya-belut-dalam-drum.html
  • http://alamtani.com/budidaya-belut.html

|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

0 comments

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon