#

Senin, 18 April 2016

5 Alasan Membuat China Bangkit dan Kini Diperhitungkan Dunia

Beberapa dekade yang lalu Negara China merupakan salah satu negara berkembang yang dipenuhi dengan koruptor dan tidak begitu diperhitungkan keberadaannya. Sedangkan saat ini, di Tahun 2016, China telah berubah menjadi salah satu negara adi daya dengan jumlah cadangan devisa terbesar di dunia yang sangat diakui keberadaannya oleh negara – negara besar seperi Amerika, Jerman, dan Inggris.

Alasan kebangkitan China sehingga diperhitungkan dunia


Kira – kira apa sih yang melandasi kebangkitan Negara China? Bagaimana mungkin negara China yang dulunya dipenuhi oleh koruptor, saat ini berubah menjadi salah satu negara dengan cadangan devisa terbesar di dunia? Simak jawaban ringkasnya di bawah ini :

 

5 Landasan Kebangkitan China

 

Penumpasan Tindak – Tanduk Korupsi

Titik balik keterpurukan Negara China menjadi negara industri terbesar di dunia berawal dari keberanian pemimpin China dalam menumpas aktivitas korupsi di sistem pemerintahan mereka. Konon, untuk mengurangi tingginya angka korupsi di negara China, pemimpin negara China menganut sistem hukum pancung untuk setiap pelaku tindak pidana korupsi yang ada di negara mereka. Hasilnya pun sangat luar biasa. Dalam jangka waktu singkat, China yang dulunya merupakan salah satu negara terkorup di Dunia langsung berubah menjadi negara yang bebas dari tindak – tanduk aktivitas korupsi.

 

Pelatihan Keterampilan Tenaga Kerja

Tidak hanya menumpas tindak – tanduk korupsi secara brutal, untuk bangkit dari keterpurukan, pemimpin Negara Cina juga melakukan serangkaian pelatihan terhadap tenaga kerja produktif yang mereka miliki. Konon, berkat tingginya tingkat keterampilan tenaga kerja di China, para investor menjadi berlomba – lomba untuk bisa mendirikan pabrik di negara China. Padahal, beberapa dekade yang sebelumnya, ketika keterampilan tenaga kerja mereka belum ditingkatkan, tidak ada satu pun perusahaan asing yang mau mendirikan pabrik di negara ini.

 

Iklim Investasi yang Kondusif

Tidak hanya sekedar menawarkan tenaga kerja yang terampil dengan bayaran yang murah, untuk menarik minat investor asing, pemerintah China juga terus berupaya menghadirkan iklim investasi yang kondusif di negara mereka dengan jalan mempersimpel peraturan pemerintah yang terkait dengan investasi, memperbaiki sarana dan prasarana umum, penetapan biaya pajak yang rendah, dll.

Tidak hanya itu, untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, pemerintah China juga terus melakukan edukasi terhadap tenaga kerja mereka untuk terus meningkatkan profesionalitas mereka dan menghindari berbagai macam konflik dengan perusahaan tempat mereka bekerja. Hasilnya pun cukup efektif, melalui edukasi ini, angka demo buruh terhadap perusahaan menjadi semakin berkurang, sehingga investor pun menjadi lebih senang menanamkan modal mereka di negara China.

 

Jumlah Tenaga Kerja Produktif Sangat Banyak

Tidak hanya memiliki kemampuan dalam hal kualitas, negara China juga memiliki kemampuan tenaga kerja dari segi kuantitas / jumlah. Konon, menurut sumber yang kami baca, jumlah tenaga kerja produktif yang ada di negara ini telah mencapai lebih dari 50 % jumlah penduduk mereka. Sehingga ya wajar saja jika para investor yang berasal dari negara – negara minim penduduk terus berlomba – lomba mendirikan pabrik mereka di China.

 

Perbaikan Kekuatan Militer

Terakhir, pengakuan bangsa – bangsa lain terhadap negara China juga dilandasi oleh perbaikan kekuatan militer negara cina secara besar – besaran di Tahun 2000-an yang lalu. Konon, menurut sumber yang kami baca, untuk memperbaiki struktur kekuatan militer mereka, pemerintah China telah menggelontorkan anggaran mencapai triliunan dollar.

Nah, itulah beberapa alasan yang membuat China dapat bangkit dari keterpurukan dan mulai diperhitungkan oleh dunia. Semoga bermanfaat ya!


|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

0 comments

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon