#

Senin, 02 Mei 2016

Masyarakat Semakin Dewasa, Bisnis Mainan Anak yang Bersifat Mendidik akan Cerah, Berikut Contohnya

“Mainan”, kata yang satu ini tentunya sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Ya, setiap orang pasti pernah minta dibelikan mainan oleh orang tuanya. Dari mulai boneka, mobil – mobilan biasa, hingga mobil remote control berharga mahal pasti pernah diminta oleh orang anak – anak.

Beberapa dekade yang lalu, mainan mungkin hanya digunakan sebagai media untuk menyenangkan anak belaka. Ya, beberapa dekade yang lalu, orang tua memberikan mainan kepada anak – anaknya, hanya sebatas untuk membuat anak – anaknya senang / bahagia saja.

Mainan Edukatif untuk Anak


Namun, seiring dengan berjalannya waktu, mainan yang dulunya tidak memberikan dampak edukatif sama sekali, dan malah bisa membuat sisi edukatif anak menjadi berantakan, saat ini sudah mulai dijadikan sebagai salah satu sarana untuk mendidik anak.

Saat ini, beberapa produk mainan memang sengaja diproduksi untuk membetuk dan melatih aspek psikomotorik anak – anak. Konon, anak – anak yang sejak kecil sudah diberi mainan – mainan edukatif kabarnya bisa memiliki kemampuan psikomotorik yang jauh lebih baik dari kemampuan anak – anak biasa, sehingga orang tua pun menjadi tertarik dengan produk – produk mainan ini.

Tingginya ketertarikan orang tua masa kini terhadap produk mainan edukatif ternyata juga membawa imbas positif ke dunia bisnis. Ya, dengan tingkat ketertarikan dan juga permintaan yang cukup tinggi, produk – produk mainan edukatif saat ini sangat potensial untuk dijual dan diperdagangkan menjadi komoditi bisnis.

Menurut pengamatan penulis di beberapa website yang menjual produk – produk mainan edukatif, berikut merupakan tiga produk mainan efukatif yang paling banyak dicari dan dibeli oleh orang tua masa kini :

Puzzle

Puzzle merupakan permainan yang sengaja dibuat untuk memacu daya kreatifitas anak – anak. Mainan yang satu ini biasanya dibuat dari sebidang gambar yang bagian – bagiannya dipotong dan dicetak dengan pola tertentu. Nah, potongan – potongan ini lah yang nantinya akan disusun oleh anak – anak sehingga gambar awal puzzle tersebut menjadi kembali utuh.

Saat ini puzzle telah dijual dan dipasarkan di hampir seluruh penjuru dunia. Di Indonesia sendiri, angka penjualan produk yang satu ini tergolong sudah cukup besar. Dan dikemudian hari, angka penjualan ini diprediksi akan terus mengalami peningkatan.

Lego

Hampir sama seperti halnya puzzle, lego juga diberikan kepada anak untuk membantu meningkatkan daya imajinasi anak. Hanya saja, dibandingkan dengan puzzle, penggunaan lego dapat membuat daya imajinasi dan kreatifitas anak menjadi jauh lebih terasa. Pasalnya, lego tidak mengenal format khusus dalam memainkannya, sehingga anak bisa menyusunnya dengan bebas sesuai daya kreatifitasnyamasing – masing.

Sayangnya, karena bisa digunakan untuk membuat banyak bentuk, angka permintaan dan penjualan lego berada di posisi yang agak sedikit lebih rendah dibandingkan angka penjualan puzzle.Oleh karenanya, jika Anda ingin berbisnis jual beli Lego, jangan menyetok produk ini banyak – banyak ya!

Plestisin / Lilin Lunak

Produk mainan edukatif terakhir yang juga tidak kalah populer di kalangan orang tua dan juga institusi pendidikan adalah plestisin atau pun lilin lunak. Dalam dunia edukasi, plestisin / lilin lunak sering digunakan dalam proses belajar – mengajar yang terkait dengan dunia seni rupa. Selain itu, di dunia sekolah khusus (seperti sekolah luar biasa) atau pun sekolah anak usia dini (PAUD), plestisin juga sering digunakan sebagai bahan untuk mengenalkan bentuk dan rupa hewan, buah, angka, huruf, dll.

Itulah beberapa produk mainan anak bersifat mendidik yang saat ini sangat laris di pasaran. Jadi, apakah Anda tertarik untuk menjual salah satu dari beberapa produk di atas? Perlu kami ingatkan, jika Anda tertarik untuk menjalankan bisnis ini, pastikan semua produk yang Anda jual merupakan produk yang aman untuk anak – anak. Hal ini perlu diperhatikan untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan seperti zat berbaya pada mainan yang tertelan oleh anak, dan berbagai macam kejadian - kejadian lainnya.



|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

1 comments

12 Mei 2016 01.31 Delete comments

Janganlah lho..bisnis ini memang menjanjikan tapi untuk kalangan umkm sedikit susah susah gampang..karena saat ini sedang pengetatan aturan SNI..jadi beberapa produk yang tidak lolos SNI tidak boleh beredar..padahal untuk mendapat label SNI juga cukup sulit..jadi ya mungkin harus kucing2an dengan pemerintah..

Reply
avatar

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon