#

Minggu, 08 Mei 2016

4 Contoh Bisnis Pertanian yang Paling Menjanjikan di Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki daerah wilayah kekuasaan berupa daratan dan wilayah perairan yang sangat luas. Dari sekian luas wilayah daratan yang dimiliki Indonesia, ternyata sebagian besarnya masih merupakan lahan kosong yang belum terkelola dengan baik. Padahal, jika dikelola dengan baik, lahan kosong ini tentunya akan menghasilkan benefit yang besar, baik untuk masyarakat Indonesia mau pun untuk pemerintah Indonesia.

Nah, untuk Anda yang merasa tertarik dan ingin segera menjalankan bisnis di sektor pertanian, berikut merupakan 4 contoh bisnis pertanian yang sangat menjanjikan untuk dijalankan di Indonesia :

Bisnis Pertanian yang Potensial di Indonesia

Bisnis Supporting Sistem Pertanian Modern

Tahukah Anda?, hingga saat ini aktivitas pertanian di Indonesia masih lebih banyak mengandalkan sistem pertanian tradisional. Nah, kedepannya, sistem pertanian tradisional ini mau tidak mau pasti akan digantikan dengan sistem pertanian yang lebih modern.

Ini merupakan peluang! Jika merujuk pada prediksi perubahan gaya pertanian Indonesia di masa mendatang, maka dapat dipastikan, di masa mendatang, para petani Indonesia akan membutuhkan peralatan – peralatan pertanian baru yang jauh lebih canggih dan juga lebih modern. Sehingga bisa dibayangkan kan seberapa besar potensi usaha pengadaan peralatan bisnis pertanian modern di Indonesia?

Bisnis Pertanian Komoditi Padi / Beras

Sama seperti kebanyakan negara di Benua Asia yang lainnya, Indonesia juga menggunakan beras sebagai bahan makanan utama / bahan makanan pokok. Sehingga, meskipun sejatinya beras bisa digantikan dengan beberapa komoditi lainnya, kebutuhan beras di Indonesia angkanya akan terus stabil dan mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk Indonesia.

Bahkan, semenjak Indonesia merdeka pada Tahun 1945 hingga saat ini (tahun 2016), Indonesia hanya beberapa kali saja bisa memenuhi kebutuhan berasnya sendiri (swasembada beras). Selain waktu – waktu tersebut, setiap tahunnya, Indonesia selalu mengimpor beras dari negara – negara tetangga.

Nah, ini merupakan peluang! Jika kebutuhan beras di Indonesia sampai saat ini masih belum bisa dipenuhi dari dalam negeri, berarti masih ada gap / jarak antara permintaan dan penawaran beras yang masih bisa dijadikan sebagai alasan kuat untuk memasuki bisnis ini.

Bisnis Pertanian Organik dan Hidroponik

Terlepas dari belum terpenuhinya kebutuhan beras dalam negeri, belakangan ini sebagian kecil masyarakat di Indonesia, sudah mulai beralih ke produk – produk pertanian yang lebih sehat, yaitu produk pertanian organik. Ya, meskipun jumlah peminat produk pertanian organik masih belum begitu besar, namun nilai penjualannya biasanya jauh lebih besar dibandingkan dengan nilai penjualan komoditi pertanian non organik dengan kapasitas setara.

Jika merujuk pada harga jual komoditi pertanian organik yang jauh lebih tinggi, maka dapat dipastikan jika keuntungan yang bisa didapatkan oleh petani organik akan jauh lebih besar dari keuntungan petani an – organik. Selain itu, dengan angka pertumbuhan dan pemerataan pendapatan yang semakin besar, diprediksi peminat produk pertanian organik juga akan semakin besar, sehingga potensi bisnis ini pun akan melonjak naik.

Bisnis Tanaman Hias

Disamping telah mengonsumsi hasil pertanian organik, sebagian kecil masyarakat Indonesia yang berasal dari kalangan atas saat ini juga sangat menggandrungi tanaman hias. Maka dari itu, potensi bisnis pertanian yang satu ini juga tidak kalah tinggi dari potensi bisnis pertanian yang lainnya.

Itulah 4 contoh bisnis pertanian yang paling menjanjikan untuk di Indonesia saat ini. Perlu diketahui, dibandingkan dengan bisnis sektor riil lainnya, bisnis pertanian memiliki resiko yang jauh lebih tinggi. Oleh karena itu, jika Anda tidak ingin merugi di bisnis ini, sebelum memulai bisnis ini, Anda harus benar – benar menguasai ilmu teknis bisnis ini dengan baik. Semoga bermanfaat ya!

|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

1 comments

30 September 2016 16.20 Delete comments

wah jadi makin semangat terus berjuang nih. nice artikel

Reply
avatar

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon