#

Minggu, 23 Oktober 2016

Beginilah Teknik Covert Selling, Menjual Tanpa Menjual. Kok bisa?

“Penjualan”, kata sakti yang satu ini merupakan ujung tombak sekaligus penentu kesuksesan seorang pengusaha atau pun sebuah perusahaan.

Ya, tanpa produk sekalipun, selama peluang dan potensi aktivitas penjualan masih bisa dilakukan, maka sebuah usaha / bisnis masih berpeluang untuk bisa sukses atau minimal terus berjalan.

Sebaliknya, meski pun sebuah perusahaan memiliki produk yang luar biasa bagus dengan standar kualitas yang tinggi sekali pun, jika aktivitas penjualan nya stuck, macet, dan tidak dapat berjalan dengan baik (tanpa ada upaya untuk memperbaiki permasalahan ini), cepat atau lambat dapat dipastikan perusahaan tersebut akan mengalami kegagalan.

Covert Selling Cara Menjual Secara Terselubung

Sangking begitu penting nya aktivitas penjualan dalam sebuah bisnis, demi bisa memaksimalkan angka penjualan, banyak para pebisnis atau pun tenaga penjualan di perusahaan tertentu yang mencoba untuk meracik teknik – teknik penjualan yang baru.

Nah, dari sekian banyak teknik penjualan modern yang ada pada saat ini, salah satu teknik yang sedang populer di kalangan para pebisnis (baik skala kecil atau pun skala besar) adalah teknik covert selling.

Lantas, apa sih sebenarnya teknik covert selling itu? Apa saja keuntungan yang bisa didapatkan dari teknik penjualan yang satu ini? Dan bagaimana cara menjalankan teknik ini dalam bisnis? 

Covert Selling, Senjata Penyadar Kebutuhan Konsumen yang Sangat Ampuh

Sebelum masuk ke pembahasan utama teknik covert selling, ada satu pertanyaan yang ingin penulis ajukan, 
Kira – kira konsumen itu suka ndak sih sama yang nama nya iklan?
Yups, bener banget, mayoritas konsumen sejati nya tidak begitu suka dengan apa yang disebut dengan “iklan”. Hal ini terbukti dan paling kentara terlihat di acara – acara televisi. Normal nya para penonton televisi akan mengganti channel televisi mereka ketika iklan.

Padahal, iklan merupakan salah satu metoda terpopuler yang masih terus digunakan oleh kebanyakan perusahaan skala menengah atas untuk mengenalkan dan mencoba menjual produk mereka.

“Lantas, apa solusi nya?”

Solusi nya sebenarnya sangat sederhana, yaitu dengan teknik covert selling.

Yups, dengan teknik ini, perusahaan atau pun pebisnis dapat menayangkan iklan ke target konsumen mereka yang isi nya seakan – akan sama sekali tidak mempromosikan produk / jasa, namun membuat target konsumen menjadi sadar akan penting nya produk / jasa tersebut.

Ribet yah?

Oke kita masuk ke contoh langsung nya saja ya!

Menurut kalian, mana status FB yang lebih menarik di antara dua status berikut:

Status Pertama:
“Alhamdulillah, berkat teknik joss cara jualan pulsa dari kang Fajar, omset konter ane naik drastis euy. Makasih banyak ya kang!”

Atau Status Ke Dua:
“Ane kemarin baru nyobain teknik cara jualan pulsa yang ajib dari ebook nykang Fajar euy. Keren banget teknik nya, dan udah terbukti bisa naikin omset konter pulsa ane. Minat? Silahkan beli ebook ini di ke owner nya langsung. Harga nya murah kok, Cuma 100 ribu doang.“

Hemat penulis, jawaban nya pasti status yang pertama.

Ya, meski pun di status tersebut tidak ada ajakan untuk membeli sama sekali, tapi para pembaca nya pasti menjadi penasaran dan orang – orang yang sedang terjun di dunia bisnis pulsa pasti akan merasa sangat tertarik dengan teknik tersebut.

Hal ini jauh berbeda dengan apa yang dituliskan di status ke dua. Di status ini, karena ada upaya penjualan yang coba dilakukan, pembaca status tersebut menjadi “males” dan akhir nya malah berpikir bahwa status ini isi nya hanya lah pencitraan belaka yang benar – benar hanya berorientasi keuntungan.

Bener atau bener?

Lantas, sebenarnya teknik covert selling itu apa sih?

Jika diartikan dari asal kata nya, maka covert selling dapat diartikan sebagai sebuah teknik penjualan yang dilakukan secara tersebung atau pun tersirat.

Dalam hal ini, pemilik produk atau pun tenaga pemasaran sebuah perusahaan sama sekali tidak melakukan promosi secara terang terangan, namun lebih kepada menyadarkan orang lain bahwa produk milik perusahaan tersebut merupakan produk yang bagus dan ber-value, dan sangat disayangkan jika mereka tidak turut serta membeli / menikmati manfaat produk tersebut.

Dalam teknik ini, haram hukum nya perusahaan / pebisnis mempromosikan produk secara langsung. Mengapa? Karena seperti yang telah dibahas di awal, mayoritas konsumen sejati nya tidak suka dengan iklan dan aktivitas promosi yang dilakukan secara terang - terangan.

Dan karena konsumen tidak suka dengan iklan yang terang – terangan, maka jangan lakukan hal tersebut, dan sebagai ganti nya Anda hanya perlu menyadarkan mereka tentang manfaat, kualitas, dan berbagai macam keuntungan yang akan mereka dapatkan jika mereka menggunakan produk Anda secara tersirat.

Mudah bukan?

Keuntungan Menggunakan Teknik Covert Selling

1. Tidak Perlu Biaya yang Besar

Berbeda dengan teknik – teknik promosi yang lain nya, teknik promosi dengan metode covert selling dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, dari mulai yang tanpa biaya sama sekali hingga dengan cara yang mahal.

Karena biaya yang dibutuhkan sangat bervariasi, teknik ini bisa diaplikasikan oleh setiap lapisan perusahaan dari mulai yang skala besar hingga yang skala gurem sekali pun. Dan hebat nya lagi, meski pun biaya nya sangat murah dan terjangkau, selama proses nya dilakukan dengan cara yang tepat, hasil yang bisa didapatkan dari teknik ini benar – benar sangat luar biasa.

2. Lebih Menancap di Benak Konsumen

Meski pun teknik ini sejati nya juga merupakan iklan atau pun media promosi, namun karena proses penyampaian nya dilakukan dengan cara yang berbeda dan sangat mencerahkan, denganteknik ini, produk Anda akan cenderung lebih bisa menancap di benak konsumen.

Disamping itu, karena aktivitas promosi dalam teknik ini tidak dilakukan secara terang – terangan, secara otomatis para konsumen juga tidak akan menghindari iklan Anda, atau bahkan jika Anda dapat mengemas nya dengan baik (dengan narasi cerita yang bagus misalnya), iklan Anda malah dicari – cari oleh para calon konsumen potensial Anda.

Contoh iklan covert selling dari produk asuransi yang sangat "touching" calon konsumen pontensial :



3. Penjualan Akan Meningkat Secara Drastis

Terakhir, sekaligus yang paling utama, ketika Anda berhasil menjalankan teknik ini dengan cara yang benar dan tepat, dapat dipastikan angka penjualan produk / jasa yang Anda miliki akan mengalami peningkatan secara drastis.

Hanya saja perlu diingat, sama seperti hal nya teknik – teknik yang lain nya, untuk bisa sukses menggunakan teknik ini, Anda perlu benar – benar sabar dan terus memperbaiki teknik covert selling Anda.

Dalam hal ini, jika setelah menerapkan teknik ini, penjualan Anda belum berhasil melonjak tajam, jangan langsung menyalahkan teknik ini, namun coba tilik terlebih dahulu, apakah Anda sudah menerapkan teknik ini dengan benar dan tepat atau belum.

Satu hal yang pasti, teknik ini merupakan teknik yang sangat luar biasa, tinggal Anda nya saja yang mau menerapkan nya atau tidak.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai teknik Covert Selling yang bisa kami bagikan kepada Anda. Bagaimana? Setelah mengetahui teknik ini, apakah Anda mulai mendapatkan gambaran yang bagus untuk aktivitas penjualan produk Anda? Semoga bermanfaat ya!


Pandu A.P


Sumber gambar :
Pixabay.com (diedit)
|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

0 comments

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon