#

Minggu, 06 November 2016

Pelajari Teknik Closing yang Benar dalam Jual Beli Online

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, dalam dunia usaha, apa pun itu bidang nya, penjualan merupakan ujung tombak yang sangat menentukan sukses atau tidak nya suatu usaha / bisnis.

Percaya atau tidak, sebanyak dan sehebat apa pun produk / jasa yang kita miliki, jika kita tidak mampu menjual nya, maka sia – sia lah produk / jasa tersebut. 

Jika sudah begini, dapat dipastikan usaha pasti akan jalan di tempat alias stuck dan tinggal menunggu waktu saja sampai akhirnya usaha tersebut harus gulung tikar alias bangkrut.

Maka dari itu, jika Anda merupakan seorang pengusaha, atau ingin menjadi seorang pengusaha, kuasailah metode, teknik, dan manajemen penjualan dengan sebaik – baiknya!

Berbicara mengenai penjualan, ada banyak sekali bagian – bagian penjualan yang wajib dikuasai oleh seorang pengusaha. Dan dari sekian banyak bagian – bagian tersebut, salah satu bagian yang paling penting untuk dikuasai adalah teknik closing.

Hal ini (teknik closing) akan jauh lebih penting ketika bisnis yang dijalankan adalah bisnis online. Mengapa? Karena di bisnis online, konsumen tidak bisa melihat produk / jasa secara real, sehingga keputusan mereka akan jauh lebih banyak dipengaruhi oleh kemampuan seller dalam mendeskripsikan produk / jasa mereka.

Lantas, seperti apa sih teknik closing yang baik itu? Bagaimanakah teknik closing yang efektif dalam dunia bisnis online? Dan apakah cara closing penjualan online di bidang jasa berbeda dengan teknik closing penjualan online berupa produk? Berikut rangkuman lengkap nya telah kami siapkan secara khusus untuk Anda:

7 Teknis Closing yang Baik


1. YA! YA! YA!

Ketika Anda berhasil menjaring calon konsumen, sebisa mungkin buat calon konsumen Anda untuk mengatakan “YA!” sebanyak mungkin.
Cara Closing dengan Membuat Calon Konsumen Bilang Ya Ya

Menurut sebuah penelitian, dibutuhkan sekitar tiga hingga delapan jawaban “YA!” sebelum calon konsumen Anda memutuskan untuk membeli produk Anda.


Satu hal yang paling penting ketika hendak menerapkan teknik closing ini, sebisa mungkin jangan pernah mengajukan pertanyaan yang bernada negative, seperti “Ibu jadi beli ndak?” atau “Gimana 

Mas, barang nya cocok atau tidak?”

Hal tersebut perlu dihindari karena ketika diajui pertanyaan bernada negative, alam bawah sadar manusia cenderung lebih terfokus ke bagian negative nya.

Maka dari itu, jangan nanya dengan pola pertanyaan negative ya!

2. Gunakan Prinsip “yang Nanya yang Menang”

Ketika sedang berbincang – bincang dengan calon konsumen, usahakan agar percakapan / perbincangan tidak berhenti di Anda. Selepas Anda menjawab pertanyaan dari calon konsumen, usahakan untuk melontarkan kembali pertanyaan balasan kepada nya.

Hal ini penting untuk diterapkan terutama ketika calon konsumen Anda mengajukan keberatan atas jawaban yang Anda lontarkan.

Contohnya
“Wah, harganya kok mahal banget?”

Jawaban Anda:
“Harganya memang mahal Bu, namun bukan kah ibu menginginkan produk yang benar – benar berkualitas ?”

3. Berikan Tawaran Mati Menggunakan Prinsip “Now or Never”

Ketika hendak mengakhiri perbincangan dengan calon konsumen, Anda dapat menerapkan prinsip tawaran “Now or Never” yang tentu nya harus diracik sedemikian rupa sehingga dapat membuat calon konsumen Anda merasa rugi jika tidak membeli atau pun menggunakan jasa Anda.

Contohnya
“Wah, kebetulan sekali saat ini stok produknya tinggal dua piece bu. Itu juga kemarin sudah ada yang nawar.”

Atau
“Bagaimana pak? Jadi menggunakan jasa saya? Diskon untuk jasa saya hanya berlaku hari ini loh!”

4. Surprise!!!

Percaya atau tidak, mayoritas orang di seluruh penjuru dunia sangat suka dengan hal – hal yang berbau kejutan dan hadiah gratis.

Pentingnya Surprise dalam Teknik Closing

Nah, berangkat dari fakta di atas, agar aktivitas penjualan Anda bisa berjalan dengan lebih lancar, Anda dapat menerapkan teknik closing penjualan menggunakan surprise atau pun hadiah kejutan.


Normal nya, disamping akan memancing konsumen Anda untuk kembali membeli / menggunakan jasa Anda, teknik ini biasanya juga akan membuat konsumen Anda rela mempromosikan bisnis Anda pada orang – orang terdekatnya.

Contohnya
“Khusus buat Agan, saya kasih bonus tambahan satu piece produk deh! Jangan bilang sama yang lain yah!

Atau
“Berhubung Agan sudah beberapa kali menggunakan jasa saya, untuk pelayanan jasa kali ini saya kasih diskon 30 persen!”

Satu hal yang paling penting dalam menerapkan teknik closing ini, pastikan surprise yang Anda berikan langsung didapatkan oleh konsumen Anda alias bukan sekedar janji di masa yang akan datang.

5. Hadirkan Produk Tandingan

Untuk meyakinkan konsumen Anda akan produk / jasa yang Anda tawarkan, Anda juga bisa memberikan dua produk / jasa pembanding. Dalam hal ini, usahakan produk / jasa yang hendak di jual berada di urutan yang ke dua alias di tengah.

Contohnya
“Untuk produk yang nomer satu itu harga nya memang murah gan, tapi kualitas nya biasa – biasa aja, sedangkan produk yang ke dua, harga nya agak mahalan dikit, tapi masih terjangkau dan kualitas nya juga bagus, cocoklah sama agan mah! Sedangkan untuk yang satu nya lagi, harga nya mahal banget, padahal kualitas nya hamper setara sama produk yang ke dua tadi.”

6. Beri Pujian

Teknik closing yang selanjut nya adalah dengan memberikan pujian secara langsung ke calon konsumen potensial Anda.
Salah Satu Teknik Closing yakni Memberikan Pujian
Disamping suka dengan produk murah berkualitas super, mayoritas orang di dunia biasa nya juga sangat suka diberi pujian.

Maka dari itu, agar proses closing penjualan Anda bisa berjalan dengan lebih baik, tidak ada salah nya Anda memberikan pujian di sela – sela perbincangan Anda dengan calon konsumen Anda.

Contohnya
“Wah, kayaknya agan paham banget sama kualitas produk yang saya jual ya gan? Jangan – jangan agan ahli computer ya?”

7. Tampak Murah

Teknik closing yang benar yang terakhir adalah membuat produk berkualitas Anda seakan – akan berharga murah.

Seperti yang telah disebutkan di atas, mayoritas orang di seluruh penjuru dunia suka dengan produk berharga murah dengan kualitas superior. Sayang nya, produk seperti ini tentu nya sangat sedikit atau bahkan tidak ada.

Lantas, bagaimanakah solusinya?

Mudah, Anda cukup menghadirkan produk yang berkualitas, lalu berusaha membuat produk berkualitas tersebut terlihat “tampak murah” alias berharga murah.

Caranya adalah dengan membagi harga jual nya ke skala yang lebih kecil.

Contohnya
“Banyangkan, hanya dengan Rp.5000,- per hari, ibu sudah mendapatkan perawatan wajah yang super lengkap”

Coba bandingkan dengan
“Bayangkan, dengan Rp150000,-, ibu sudah mendapatkan perawatan wajah yang super lengkap”

Lebih menarik kalimat yang pertama bukan?

Nah, jadi sudah tahu kan bagaimana teknik closing yang baik di bisnis online? Sekedar informasi tambahan, teknik closing di atas sebenarnya meurpakan teknik closing penjualan umum yang mana juga bisa dimanfaatkan di berbagai macam bisnis lain nya di luar bisnis online.

Selamat mencoba dan semoga berhasil ya!


Pandu A.P

Sumber gambar :
pixabay.com
flickr.com
|| Penulis : Pandu Agung P, Irta Putri, Rahmad S.Ik, Fajar M ||Ingin menghubungi pemilik Blog ? kirimkan pesan anda ke fajar.sos1@gmail.com atau melalui laman Contact

0 comments

- Berkomentar disarankan tidak out of topic
- Dianjurkan tidak menautkan link aktif
- Komentar tidak mengandung unsur SARA, dan konten dewasa
EmoticonEmoticon